Flavonoid, Alkaloid, dan Terpenoid: Senyawa Metabolit Sekunder dari Tumbuhan dan Peranannya Terhadap Perlindungan Tanaman dari Penyakit

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/1074

Authors

  • Dwi Nurlita Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang
  • Moralita Chatri Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang
  • Dezi Handayani Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang
  • Irdawati Irdawati Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang
  • Bayo Alhusaeri Siregar Sinarmas Forestry Corporate Research and Development PT. Arara Abadi, Perawang, Riaui

Keywords:

Flavonoid, Alkaloid, Terpenoid, Senyawa Metabolit Sekunder

Abstract

Senyawa metabolit sekunder adalah senyawa hasil metabolisme sekunder yang tidak terdapat secara merata pada dalam makhluk hidup dan ditemukan dalam jumlah sedikit. Senyawa- senyawa yang tergolong metabolit sekunder adalah alkaloid, flavonoid, terpenoid dan lain- lain. Senyawa-senyawa ini dapat berfungsi sebagai penghambat pertumbuhan patogen dan penginduksi mekanisme pertahanan tanaman. Artikel ini menggunakan tinjauan sistematis (Systematic Literature Review, SLR) untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran flavonoid, alkaloid, dan terpenoid dalam perlindungan tanaman dari penyakit. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa flavonoid, alkaloid, dan terpenoid memiliki fungsi sebagai pertahanan dan perlindungan terhadap patogen. Flavonoid berfungsi sebagai antioksidan dan antimikroba, alkaloid berfungsi sebagai pertahanan kimia terhadap patogen, sedangkan terpenoid berperan dalam sintesis hormon tumbuhan dan memiliki sifat antimikroba.

Published

2025-03-27

How to Cite

Nurlita, D. ., Chatri, M. ., Handayani, D. ., Irdawati , I. ., & Siregar, B. A. . (2025). Flavonoid, Alkaloid, dan Terpenoid: Senyawa Metabolit Sekunder dari Tumbuhan dan Peranannya Terhadap Perlindungan Tanaman dari Penyakit . Prosiding Seminar Nasional Biologi, 4(2), 901–909. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/1074

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>