PROLIN SEBAGAI INDIKATOR KETAHANAN TANAMAN TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN
Keywords:
prolin, cekaman kekeringan, tanamanAbstract
Prolin adalah salah satu asam amino yang dihasilkan oleh tanaman saat mengalami stress abiotik, salah satu stress abiotik yang dimaksud adalah cekaman kekeringan. Tanaman yang mengalami cekaman kekeringan biasanya akan berusaha melakukan adaptasi fisiologi. Salah satu bentuk adaptasi fisiologi tersebut adalah menghasilkan prolin. Prolin disintesis sebagai senyawa yang dapat menjaga tanaman agar tetap mempertahankan turgor sel. Tujuan dari review ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tanaman yang mengalami cekaman kekeringan dengan akumulasi prolin dan melihat berbagai perbedaan tanaman dalam mengakumulasikan prolin. Berdasarkan data kajian yang diperoleh, diketahui bahwa adanya cekaman kekeringan meningkatkan kadar prolin. Semakin tinggi kandungan prolin maka semakin tahan tanaman tersebut terhadap cekaman kekeringan. Sehingga keberadaan prolin dapat dijadikan sebagai indikator ketahanan tanaman terhadap cekaman kekeringan Peran prolin dalam menjaga tanaman pada kondisi tercekam salah satunya sebagai osmoregulator. Terdapat perbedaan jumlah akumulasi prolin pada berbagai jenis tanaman saat mengalami cekaman kekeringan tergantung dari karakteristik tanaman tersebut.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2022 Indah Larasani, violita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium