Pemanfaatan Nanas pada Tradisi Jawa di Desa Rukti Endah, Lampung Tengah
Keywords:
Nanas, Kembar mayang, pernikahan, bahan pangan, tradisi jawaAbstract
Masyarakat Rukti Endah, Lampung Tengah berada di Pulau Sumatera merupakan daerah dengan populasi suku Jawa yang cukup besar, sehingga berbagai tradisi Jawa tetap hidup dan berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan tanaman nanas dalam tradisi masyarakat Jawa di Desa Rukti Endah, Lampung Tengah, khususnya dalam upacara adat pernikahan serta aspek budaya lainnya seperti bahan pangan, pengobatan tradisional, dan ritual keagamaan. Metode yang digunakan meliputi wawancara dengan 3 key person, penyebaran kuesioner kepada 50 responden, serta analisis nilai guna spesies dengan menggunakan rumus Use Value (UVs) untuk mengukur tingkat pemanfaatan nanas dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanas memiliki nilai guna tertinggi pada aspek pernikahan, diikuti oleh bahan pangan, obat tradisional, dan ritual keagamaan. Pengetahuan dan pemanfaatan nanas didominasi oleh kelompok produktif usia 20–40 tahun menandakan regenerasi budaya yang masih berjalan, namun penurunan minat pada generasi muda usia 10–19 tahun mengindikasikan perlunya upaya pelestarian budaya agar nilai-nilai tradisional tetap terjaga. Penelitian ini memberikan gambaran penting tentang peran tanaman nanas sebagai bagian integral dari budaya Jawa di luar Pulau Jawa dan kontribusinya terhadap pelestarian warisan budaya serta kearifan lokal.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Nabila Novia Rahmadani, Siti Fatimah, Priyanti Priyanti, Ardian Khairiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium