Kajian Etnobotani Bidara (Ziziphus mauritiana) di RT 001/RW006 Desa Bantarsari Kabupaten Bogor: Pemanfaatan dan Pengetahuan
Keywords:
etnobotani, pengetahuan lokal, pemanfaatan tradisional, Ziziphus mauritianaAbstract
Kajian etnobotani memiliki peran krusial dalam mendokumentasikan pengetahuan tradisional masyarakat tentang pemanfaatan tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan dan pengetahuan lokal masyarakat RT 001/RW 006 Desa Bantarsari, Kabupaten Bogor, terhadap tumbuhan bidara (Ziziphus mauritiana). Metode penelitian dilakukan melalui survei dengan melibatkan 39 responden untuk mengumpulkan data mengenai cara pemanfaatan bidara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ziziphus mauritiana dimanfaatkan secara dominan sebagai obat tradisional, dengan persentase mencapai 79,49% dari total responden. Selain itu, bidara juga digunakan dalam praktik ritual (15,38%), sebagai bahan makanan (5,13%), dan bahkan dalam pembuatan sabun (2,56%). Data ini mengindikasikan bahwa bidara merupakan bagian integral dari sistem pengobatan dan budaya lokal masyarakat Bantarsari. Meskipun demikian, ditemukan pula adanya variasi tingkat pengetahuan di kalangan responden, dengan sebagian kecil yang menyatakan tidak tahu atau belum pernah memanfaatkan bidara. Temuan ini menegaskan pentingnya pelestarian pengetahuan etnobotani bidara serta membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut mengenai validasi ilmiah khasiatnya dan pengembangan produk bernilai tambah.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Nadia Maimunah Nuraini, Rizkha Nurlia, Priyanti Priyanti, Ardian Khairiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium