Valuasi Tanaman Timun (Cucumis sativus L.) sebagai Tanaman Obat di Pasar Tradisional Ciputat
Keywords:
tanaman obat, persepsi masyarakat, Cucumis cativusAbstract
Pemahaman masyarakat terhadap manfaat tanaman berperan penting dalam upaya pelestarian dan pemanfaatannya. Namun, pemanfaatan timun (Cucumis sativus L.) sebagai tanaman obat belum banyak diketahui. Penilaian timun sebagai tanaman obat dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dengan penjual dan pembeli terpilih secara purposive. Penelitian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana valuasi timun sebagai tanaman obat di kalangan penjual dan pembeli di Pasar Ciputat. Kegiatan ini dilaksanakan di Pasar Ciputat pada Sabtu, 26 April 2025. Berdasarkan hasil wawancara, sebagian besar responden hanya mengenal timun sebagai bahan konsumsi, seperti lalapan atau campuran minuman. Beberapa responden menyebutkan manfaat timun untuk perawatan wajah dan penurun tekanan darah. Pengetahuan terhadap khasiat lain, seperti sebagai peluruh urin, pereda nyeri sendi, dan pelindung ginjal, belum banyak diketahui. Sejumlah kecil responden menyampaikan informasi mengenai asal timun dari pasar induk dan harga yang berubah-ubah. Penjualan timun yang tinggi juga hanya berdasarkan kebutuhan konsumsi pribadi. Penilaian masyarakat terhadap timun sebagai tanaman obat masih rendah, menunjukkan kurangnya perhatian terhadap pemanfaatannya di pasar tradisional. Karena itu, penyuluhan tentang potensi tanaman lokal sebagai obat perlu ditingkatkan secara berkelanjutan.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Fatihatun Mahmud, Ilma Mahdalena, Priyanti Priyanti, Ardian Khairiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium