Sri Rezeki dalam Nilai Estetika dan Spiritual di Masyarakat Kedaung Kaliangke, Jakarta Barat
Keywords:
Sri rezeki, nilai spiritual, estetika, budaya lokal, purposive samplingAbstract
Sri Rezeki (Aglaonema) merupakan tanaman hias yang memiliki makna spiritual dan nilai estetika yang melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah Kedaung Kaliangke, Jakarta Barat. Di tengah era modernisasi, keberadaan tanaman ini tidak hanya dimaknai sebagai dekoratif, tetapi juga sebagai simbol keberkahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap nilai estetika dan spiritual yang terkandung dalam tanaman Sri Rezeki. Metode penelitian yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dan pengisian kuesioner kepada masyarakat yang memiliki keterkaitan langsung dengan tanaman tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian masyarakat meyakini bahwa tanaman sri rezeki memiliki nilai spiritual yang dapat mendatangkan keberkahan. Namun, sebagian lainnya hanya memandangnya sebagai tanaman hias yang mempercantik lingkungan rumah. Hasil ini mencerminkan adanya perbedaan pemaknaan yang dipengaruhi oleh faktor pengalaman, latar belakang budaya, dan spiritualitas individu. Diharapkan generasi muda di wilayah Kedaung Kaliangke dapat terus menjaga dan melestarikan tanaman Sri Rezeki.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Delicia Delicia, Vina Maulana, Priyanti Priyanti, Ardian Khairiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium