Budidaya Tanaman Bayam Hijau (Amarathus spp.) secara hidroponik dengan sistem DFT

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1219

Authors

  • Amelia Dwi Putri Jurusan Biologi, Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang
  • Resti Fevria Jurusan Biologi, Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang

Keywords:

Sayur Bayam, Hidroponik, DFT

Abstract

Sayuran merupakan salah satu sumber vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan untuk memahami asupan gizi pada manusia. Salah satu sayuran yang digemari oleh Masyarakat karena nilai gizinya yang sangat tinggi dan mudah ditemukan adalah tanaman bayam, Bayam juga memiliki beberapa manfaat diantaranya dapat memperbaiki daya kerja ginjal dan melancarkan pencernaan Bayam adalah tanaman sayur yang kaya akan protein, sumber pro vitamin A, B, C, serat dalam jumlah besar dan mengandung asam oksalat yang tinggi pada jaringan daun. Selain itu bayam juga kaya akan kandungan mineral, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor dan kandungan hidrat arang bayam cukup tinggi dalam bentuk serat solulosa yang tidak tercerna. Serat tidak tercerna ini berperan penting dalam membantu proses pencernaan lambung. Salah satunya adalah pembudidayaan bayam menggunakan metode hidroponik. Hidroponik merupakan metode pertanian tanpa menggunakan tanah, di mana nutrisi yang diperlukan tanaman disuplai melalui larutan nutrisi yang terdapat dalam air, unsur hara dan oksigen sebagai medianya dengan beberapa system, salah satunya DFT (Deep Flow Technique). DFT adalah sistem hidroponik yang mirip dengan NFT, tetapi menggunakan nutrisi yang lebih dalam, sehingga akar akan tanaman terendam Sebagian dalam air.

Published

2025-12-30

How to Cite

Putri, A. D. ., & Fevria, R. (2025). Budidaya Tanaman Bayam Hijau (Amarathus spp.) secara hidroponik dengan sistem DFT. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 5(1), 655–666. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1219

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>