Artikel Review: Pemanfaatan Pangan Lokal Indonesia untuk Peningkatan Status Gizi Masyarakat
Keywords:
Pangan, Lokal, Gizi, KesehatanAbstract
Indonesia memiliki kekayaan pangan lokal yang sangat potensial untuk meningkatkan status gizi masyarakat,
terutama dalam mengatasi masalah stunting dan gizi buruk. Pangan lokal seperti sagu, jagung, ubi jalar,
tempe, dan moringa mengandung berbagai zat gizi penting yang dapat mendukung pertumbuhan dan
kesehatan. Penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pemberian makanan tambahan berbasis
pangan lokal dapat meningkatkan berat badan dan tinggi badan anak, serta memperbaiki kondisi gizi pada
balita yang mengalami stunting. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan
menganalisis jurnal-jurnal terkait pemanfaatan pangan lokal Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
intervensi pangan lokal, seperti jagung, ubi kayu, kacang, bubur jagaq, sayuran hijau, atau kelapa, labu
kuning, tempe, udang rebon, dan kelor. Efektif meningkatkan status gizi anak-anak di daerah dengan
prevalensi malnutrisi tinggi. Namun, tantangan utama terletak pada kebiasaan konsumsi yang sudah terbentuk
dan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan pangan lokal. Kesimpulannya, pemanfaatan
pangan lokal Indonesia memiliki potensi besar dalam perbaikan status gizi masyarakat, namun diperlukan
kebijakan yang mendukung serta program edukasi yang lebih intensif untuk memaksimalkan potensinya
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Ariani Mita , Fevria Resti, Fatiha Fathma Dwi, Maulina Adinda Rizky

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium