Pengaruh Variasi Suhu Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus
Keywords:
Pertumbuhan bakteri, Staphylococcus aureus, SuhuAbstract
Pertumbuhan bakteri dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan, salah satunya adalah suhu. Suhu berperan penting dalam mengatur aktivitas metabolisme dan enzimatik yang menjadi dasar pertumbuhan sel mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus serta menentukan suhu optimum untuk pertumbuhannya. Penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Terpadu UIN Raden Fatah Palembang pada bulan Maret 2025. Kultur S. aureus ditanam pada media Nutrient Broth (NB) dan Nutrient Agar (NA), kemudian diinkubasi selama 24 jam pada tiga variasi suhu 4°C, 25°C, dan 37°C. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tidak terdapat pertumbuhan koloni pada suhu 4°C. Terdapat pertumbuhan bakteri pada suhu 25°C dan 37°C. Pada suhu 25°C jumlah sel bakteri sebanyak 1,5 x 105 CFU/ml. Dan pada suhu 37°C jumlah sel bakteri sebanyak 11 x 105 CFU/ml. Suhu rendah menghambat aktivitas enzim dan metabolisme sel, sedangkan suhu mendekati suhu 37°C memberikan kondisi optimal bagi S. aureus, yang tergolong bakteri mesofilik. Penyimpanan pada suhu rendah terbukti efektif dalam menekan pertumbuhan bakteri patogen. Suhu tinggi (dalam batas optimal) mempercepat pertumbuhan bakteri, sedangkan suhu rendah menghambatnya.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Aisya Tria Fitriani, Aisyah Putri Azzahra, Desilva Yunus, Sangputri Pustika MS, Debyta Sahdila, Siti Soleha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium