Analisis Efektivitas Sterilisasi Dengan Metode Panas Kering dan Panas Basah

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1139

Authors

  • Annisa Nurhaliza Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Lutfia Nurazizah Ferlianti Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Ridhiyyah Nursyifa Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Okta Riya Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Ulfa Zahira Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Riska Rahimi Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Siti Soleha Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Keywords:

Metode sterilisasi, Sterilisasi Panas Kering, Sterilisasi Panas Basah

Abstract

Sterilisasi merupakan proses penting dalam mikrobiologi pangan untuk mencegah kontaminasi mikroorganisme yang tidak diinginkan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas berbagai metode sterilisasi. Metode yang digunakan yaitu dengan metode sterilisasi panas kering (dry heat sterilization) dan sterilisasi panas basah (moist heat sterilization). Efektivitas metode sterilisasi di konfirmasi dengan melihat pertumbuhan koloni mikroorganisme kontaminan pada lempeng agar menggunakan teknik pour plate. Hasil dari studi ini ditemukan bahwa sampel yang di sterilisasi dengan metode panas basah pada media NA (Nutrient Agar) ditemukan pertumbuhan bakteri sebanyak 3 koloni bakteri pada cawan pertama dan 4 koloni bakteri pada cawan kedua. Pada media PDA tidak terdapat pertumbuhan mikroorganisme dari sampel yang di sterilisasi dengan metode panas basah. Sedangkan pada NA (Nutrient Agar) dan PDA (Potato Dextrose Agar) yang di inokulasikan dengan sampel dari proses sterilisasi panas kering tidak terdapat pertumbuhan mikroorganisme. Metode sterilisasi panas kering lebih efektif digunakan dari pada sterilisasi panas basah dikarenakan pada sterilisasi panas kering tidak ditemukan tumbuhkan bakteri sedangkan pada sterilisasi panas basah di media NA (Nutrient Agar) ditemukan tumbuhnya bakteri.

Published

2025-12-30

How to Cite

Nurhaliza, A. ., Ferlianti, L. N. ., Nursyifa, R. ., Riya, O. ., Zahira, U. ., Rahimi, R. ., & Soleha, S. . (2025). Analisis Efektivitas Sterilisasi Dengan Metode Panas Kering dan Panas Basah. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 5(1), 5078–513. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1139

Most read articles by the same author(s)