Analisis Efektivitas Sterilisasi Dengan Metode Panas Kering dan Panas Basah
Keywords:
Metode sterilisasi, Sterilisasi Panas Kering, Sterilisasi Panas BasahAbstract
Sterilisasi merupakan proses penting dalam mikrobiologi pangan untuk mencegah kontaminasi mikroorganisme yang tidak diinginkan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas berbagai metode sterilisasi. Metode yang digunakan yaitu dengan metode sterilisasi panas kering (dry heat sterilization) dan sterilisasi panas basah (moist heat sterilization). Efektivitas metode sterilisasi di konfirmasi dengan melihat pertumbuhan koloni mikroorganisme kontaminan pada lempeng agar menggunakan teknik pour plate. Hasil dari studi ini ditemukan bahwa sampel yang di sterilisasi dengan metode panas basah pada media NA (Nutrient Agar) ditemukan pertumbuhan bakteri sebanyak 3 koloni bakteri pada cawan pertama dan 4 koloni bakteri pada cawan kedua. Pada media PDA tidak terdapat pertumbuhan mikroorganisme dari sampel yang di sterilisasi dengan metode panas basah. Sedangkan pada NA (Nutrient Agar) dan PDA (Potato Dextrose Agar) yang di inokulasikan dengan sampel dari proses sterilisasi panas kering tidak terdapat pertumbuhan mikroorganisme. Metode sterilisasi panas kering lebih efektif digunakan dari pada sterilisasi panas basah dikarenakan pada sterilisasi panas kering tidak ditemukan tumbuhkan bakteri sedangkan pada sterilisasi panas basah di media NA (Nutrient Agar) ditemukan tumbuhnya bakteri.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Annisa Nurhaliza, Lutfia Nurazizah Ferlianti, Ridhiyyah Nursyifa, Okta Riya, Ulfa Zahira, Riska Rahimi, Siti Soleha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium