Inventarisasi Penggunaan Tumbuhan (Etnobotani) di Nagari Guguak Panjang, Bukittinggi, Sumatera Barat

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/1095

Authors

  • Nagra Aulia Valofi Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang
  • Chetiarahmi Chetiarahmi Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang
  • Hani Sania Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang
  • Filza Yulina Ade Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang

Keywords:

Etnobotani, Pengetahuan tradisional, Keanekaragaman hayati

Abstract

Bukittinggi, Sumatra Barat, merupakan wilayah yang terkenal dengan keanekaragaman hayati dan warisan budayanya, di mana tumbuhan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat setempat. Wilayah ini menunjukkan bagaimana pengetahuan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun membentuk pemanfaatan tumbuhan untuk berbagai keperluan, seperti obat-obatan, bahan makanan, bahan bangunan, dan alat-alat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan praktik etnobotani di Sidikalang, dengan fokus pada penggunaan tumbuhan dan nilai-nilai budaya yang terkait. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan etnografi melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat setempat menggunakan Seledri (Nepenthes mirabilis) sebagai pembungkus nasi tradisional, rotan (Calamus caesius) untuk membuat furnitur dan peralatan rumah tangga, serta akar bajakah (Spatholobus littoralis) sebagai sumber air bersih di hutan. Selain itu, kopi Sidikalang (Coffea arabica), yang ditanam di dataran tinggi, dikenal dengan cita rasanya yang khas dan telah mendapatkan sertifikasi indikasi geografis. Selain kegunaan praktis, tumbuhan seperti anggrek dan kecombrang (Etlingera elatios) juga memiliki nilai ornamental dan pengobatan. Studi ini menegaskan pentingnya pengetahuan etnobotani dalam menjaga keanekaragaman hayati dan identitas budaya, terutama dalam menghadapi tantangan modern serta mempromosikan produk lokal. Hasil penelitian ini mendorong upaya yang lebih kuat untuk mendokumentasikan dan melestarikan praktik tradisional sebagai jalur menuju pembangunan berkelanjutan yang bermanfaat bagi lingkungan dan perekonomian lokal. Sidikalang menjadi contoh integrasi etnobotani dalam kehidupan modern dengan tetap mempertahankan keaslian budaya.

Published

2025-03-27

How to Cite

Valofi, N. A., Chetiarahmi , C. ., Sania, H. ., & Ade, F. Y. . (2025). Inventarisasi Penggunaan Tumbuhan (Etnobotani) di Nagari Guguak Panjang, Bukittinggi, Sumatera Barat. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 4(2), 1122–1132. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/1095

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >> 

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.