Peran Pollinators dalam Ketahanan Pangan dan Kesiapsiagaan Negara dalam Menghadapi Ancaman Bencana Krisis Bahan Pangan Dunia
Keywords:
Polinator, Krisis, Pangan, Kepedulian Masyarakat, Kesiapsiagaan NegaraAbstract
Studi ini menyoroti bagaimana korelasi antara kepedulian masyarakat terhadap konservasi polinator dapat menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan hasil panen dan tingkat kesiapsiagaan negara dalam memitigasi potensi krisis bahan pangan global. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Berdasarkan pendekatan studi literatur didapatkan hasil bahwa secara umum serangga polinator seperti lebah, kupu-kupu, kumbang, dan lalat memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan produksi tanaman pertanian hingga 35%. Polinator membantu dalam proses penyerbukan yang esensial untuk produksi buah, biji, dan tanaman lain yang sangat bergantung pada jasa ekosistem ini. Sebanyak 75% tanaman pangan global bergantung pada polinator untuk meningkatkan hasil produksi. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi upaya konservasi polinator dalam kebijakan pertanian dan ketahanan pangan, serta perlunya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai peran vital pollinator. Oleh karena itu, langkah strategis seperti konservasi polinator dan edukasi publik diperlukan untuk meningkatkan hasil panen dan mengurangi risiko krisis pangan. Integrasin konservasi polinator dalam kebijakan pertanian dan ketahanan pangan penting dalam mengatasi krisis pangan global. Penelitian ini menekankan kesadaran masyarakat tentang peran vital polinator dalam menjaga ketahanan pangan global. Kesiapsiagaan negara dalam menghadapi ancaman krisis pangan dapat ditingkatkan melalui pelestarian polinator dan ekosistem. Edukasi dan kesadaran masyarakat juga penting dalam menjaga ketahanan pangan global.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2024 Dahan Cendikia Bhakti, Fadhil Raid, Nagra Aulia Valofi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ