Inventarisasi Penggunaan Tumbuhan Di Daerah Inderapura, Kab. Pesisir Selatan, Sumatera Barat
Keywords:
Etnobotani, Inderapura, Inventarisasi tumbuhan, Keanekaragaman hayatiAbstract
Pengetahuan tradisional masyarakat tentang pemanfaatan tumbuhan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati dan mendukung kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat di daerah Inderapura, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Metode yang digunakan mencakup wawancara semi-terstruktur dengan informan kunci, termasuk tokoh adat, praktisi pengobatan tradisional, dan masyarakat setempat, serta observasi langsung untuk mengidentifikasi tumbuhan yang digunakan. Hasil penelitian mencatat lebih dari 15 jenis tumbuhan dengan berbagai fungsi, seperti obat tradisional, pangan, bahan bangunan, dan ritual adat. Beberapa tumbuhan yang paling sering digunakan antara lain sirih (Piper betle), Jarak (Jatropha Curcas L.), Sawit dan (Elaeis guineensis). Pengetahuan masyarakat lokal menunjukkan hubungan yang kuat antara tradisi budaya dan pemanfaatan tumbuhan, serta mencerminkan adaptasi masyarakat terhadap lingkungan setempat. Studi ini menyoroti pentingnya pelestarian pengetahuan etnobotani di tengah ancaman hilangnya tradisi lokal akibat modernisasi.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Feby Djumaita Sari, Amaliani Putri, Fadzkia Oktariani Putri, Filza Yulina Ade

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ