Inventarisasi Penggunaan Tumbuhan (Etnobotani) di Kab. Dharmasraya, Sumatera Barat
Keywords:
Etnobotani, Dharmasraya, InventarisasiAbstract
Inventarisasi tumbuhan menjadi langkah awal yang krusial dalam memahami kekayaan hayati suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi penggunaan tumbuhan oleh masyarakat Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, dengan pendekatan etnobotani. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara terhadap masyarakat lokal untuk mendokumentasikan jenis tumbuhan, bagian yang dimanfaatkan, dan cara penggunaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Dharmasraya memiliki pengetahuan tradisional yang kaya tentang tumbuhan, yang dimanfaatkan untuk obat obatan, pangan, bahan bangunan, upacara adat, pewarna alami, dan insektisida. Sebagai contoh, jambu biji (Psidium guajava) digunakan sebagai obat diare, sementara buah simawung (Pangium edule) dimanfaatkan sebagai pengawet makanan tradisional. Pengetahuan tradisional ini tidak hanya berkontribusi pada keberlanjutan kehidupan masyarakat, tetapi juga mendukung pelestarian keanekaragaman hayati.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Della Trya Monica, Elvira Hayu, Nur Hapni, Filza Yulina Ade

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ