Inventarisasi Penggunaan Tumbuhan (Etnobotani) di Daerah Pakasai, Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatera Barat
Keywords:
Inventarisasi, Etnobotani, PariamanAbstract
Indonesia terkenal dengan keanekaragaman hayati yang luar biasa, terutama flora yang kaya, yang menghadirkan peluang penting untuk meningkatkan kehidupan manusia. Studi etnobotani ini membahas isu isu kritis seputar pemanfaatan spesies tanaman lokal oleh masyarakat di Pakasai, Pariaman Timur, Sumatera Barat. Tujuan utamanya adalah untuk mendokumentasikan peran tanaman ini dalam makanan, obat-obatan, dan praktik budaya. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran yang menggabungkan wawancara kualitatif dan dokumentasi kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi spesies tanaman utama dan aplikasinya. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa lima spesies Hibiscus rosa-sinensis, Allium fistulosum, Cocos nucifera, Musa spp., dan Terminalia catapp digunakan secara luas dalam berbagai kapasitas: Cocos nucifera untuk keperluan kuliner, daun Hibiscus rosa-sinensis untuk pengobatan, dan bunganya untuk penggunaan budaya dekoratif. Analisis kuantitatif menunjukkan preferensi untuk bagian tanaman tertentu, seperti bunga dan daun, dalam praktik tradisional. Studi ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk melestarikan pengetahuan tradisional mengingat ancaman modernisasi terhadap praktik etnobotani. Dengan mendokumentasikan kearifan lokal dan mengadvokasi pengelolaan sumber daya berkelanjutan yang memadukan pengetahuan tradisional dengan metode ilmiah, penelitian ini berkontribusi pada konservasi keanekaragaman hayati dan mendorong hubungan yang harmonis antara manusia dan lingkungannya. Sebagai kesimpulan, penelitian etnobotani sangat penting untuk mendukung pemanfaatan sumber daya tanaman yang berkelanjutan dan memastikan keberlanjutan warisan budaya untuk generasi mendatang.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Amaliani Putri, Feby Djumaita Sari, Fadzkia Oktriani Putri, Filza Yulina Ade

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium