Variasi Fenotip Genggaman Tangan (Hand Clasping) pada Populasi Mahasiswa Universitas Negeri Padang Berdasarkan Hukum Hardy- Weinberg
Keywords:
Genetic drift, Genggaman tangan, Hukum Hardy WeinbergAbstract
Genetika populasi mempelajari komposisi genetik suatu populasi dan perubahannya sebagai akibat dari faktor internal dan eksternal. Hukum Hardy-Weinberg menyatakan frekuensi gen dalam suatu populasi tetap konstan dari satu generasi ke generasi berikutnya jika tidak ada proses evolusi seperti migrasi, mutasi, seleksi alam dan aliran gen. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui frekuensi individu jempol kanan diatas dan jempol kiri diatas dalam populasi sampel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis frekuensi alel dan genotipe dalam populasi kecil yang terdiri dari 102 individu terkait genggaman tangan. Berdasarkan prinsip keseimbangan Hardy-Weinberg, frekuensi alel dominan (p) ditemukan sebesar (36%), sedangkan alel resesif (q) ditemukan sebesar (64%). Perhitungan genotipe yang diharapkan menunjukkan proporsi RR (28,94%), Rr (45,97%) dan rr (4,12%). Hasil ini adalah sesuai dengan distribusi individu (rr), yaitu (4,12%). Data yang didapatkan tidak sesuai dengan keset imbangan hardyweinberg, karena data yang diharapkan dengan data hasil observasi itu sangat berbeda yang disebabkan oleh beberapa faktor antara lain: preferensi dominasi otak, kenyamanan dan kebiasaan, genetik.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Divia Yuda Meisya, Anisa Fitri, Nur Anisa Wahyuni, Septiasri Anggun, Afifatul Achyar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium