Identifikasi Penyakit Pada Tanaman Dengan Metode Observasi Morfologi Tumbuhan di Kawasan Hutan Kemampo Banyuasin Sumatera Selatan
Keywords:
Penyakit tanaman, Penyebab, Jenis tanamanAbstract
Tanaman yang terkena penyakit dapat menunjukan gejala perubahan bentuk, warna dan kelayuan yang secara langsung dapat di observasi. Penyebab penyakit dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu biotik atau parasit dan abiotik atau non parasit. Biotik yaitu penyebab penyakit yang sifatnya menular atau infeksius, misalnya jamur, bakteri, nematoda, mycoplasma dan tanaman tinggi parasitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung penyakit pada tanaman di Kawasan Hutan Kemampo Banyuasin Sumatera Selatan pada bulan Oktober 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif melalui observasi morfologi. Hasil penelitian terdapat 15 jenis tanaman yang terserang penyakit meliputi Senduduk (Melastoma malabathricum), Rolandra fruticosa, Senduduk bulu (Miconia crenata), Fallopia scandens, cepokak (Solanum torvum), Akasia (Acacia mangium), Carolina buckthorn (Frangula caroliniana), Jotang kuda (Synedrella nodiflora), Jengkol (Pithecollobium lobatum Benth), Sidaguri (Sida rhombifolia), Sapat kecil (Macaranga trichocarpa), Patikan kebo (Euphorbia hirta), Jambu air (Syzygium aqueum), Salam (Syzygium polyanthum) dan Waru (Hibiscus tiliaceus).
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Septi Levia Rahmadani, Andi Saputra, Delia Yusfarani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ