Identifikasi Penyakit Pada Tanaman Dengan Metode Observasi Morfologi Tumbuhan di Kawasan Hutan Kemampo Banyuasin Sumatera Selatan

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/1008

Authors

  • Septi Levia Rahmadani Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Andi Saputra Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Delia Yusfarani Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Keywords:

Penyakit tanaman, Penyebab, Jenis tanaman

Abstract

Tanaman yang terkena penyakit dapat menunjukan gejala perubahan bentuk, warna dan kelayuan yang secara langsung dapat di observasi. Penyebab penyakit dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu biotik atau parasit dan abiotik atau non parasit. Biotik yaitu penyebab penyakit yang sifatnya menular atau infeksius, misalnya jamur, bakteri, nematoda, mycoplasma dan tanaman tinggi parasitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung penyakit pada tanaman di Kawasan Hutan Kemampo Banyuasin Sumatera Selatan pada bulan Oktober 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif melalui observasi morfologi. Hasil penelitian terdapat 15 jenis tanaman yang terserang penyakit meliputi Senduduk (Melastoma malabathricum), Rolandra fruticosa, Senduduk bulu (Miconia crenata), Fallopia scandens, cepokak (Solanum torvum), Akasia (Acacia mangium), Carolina buckthorn (Frangula caroliniana), Jotang kuda (Synedrella nodiflora), Jengkol (Pithecollobium lobatum Benth), Sidaguri (Sida rhombifolia), Sapat kecil (Macaranga trichocarpa), Patikan kebo (Euphorbia hirta), Jambu air (Syzygium aqueum), Salam (Syzygium polyanthum) dan Waru (Hibiscus tiliaceus).

Published

2025-03-27

How to Cite

Rahmadani, S. L., Saputra, A., & Yusfarani, D. (2025). Identifikasi Penyakit Pada Tanaman Dengan Metode Observasi Morfologi Tumbuhan di Kawasan Hutan Kemampo Banyuasin Sumatera Selatan. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 4(2), 151–167. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/1008

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.