Pemeriksaan Kualitas Air Minum Menggunakan Metode Cfu Untuk Menentukan Kandungan Coliform Dan E. Coli Di UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumatera Barat

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1208

Authors

  • Afifah Mabrukah Aulia Jurusan Biologi, Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang
  • Elsa Yuniarti Jurusan Biologi, Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang

Keywords:

Air minum isi ulang, Air minum gizi, Coliform, E. coli, CFU, Kualitas mikrobiologis

Abstract

Air minum isi ulang dan air minum gizi merupakan dua jenis produk air olahan yang banyak dikonsumsi masyarakat karena kemudahan akses dan harga yang terjangkau. Namun, kedua jenis air ini berisiko mengalami kontaminasi mikrobiologis apabila tidak melalui proses pengolahan dan distribusi yang higienis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas mikrobiologis air minum isi ulang dan air minum gizi dengan mengukur kandungan Coliform dan Escherichia coli (E. coli) menggunakan metode Colony Forming Unit (CFU). Sebanyak 12 sampel air diuji di UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumatera Barat pada Januari–Februari 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa 6 dari 12 sampel (50%) mengandung Coliform dan 3 sampel (25%) terdeteksi E. coli, yang melebihi ambang batas yang ditetapkan dalam Permenkes No. 492 Tahun 2010, yaitu 0 CFU/100 ml. Sampel yang paling banyak terkontaminasi berasal dari jenis air minum isi ulang. Temuan ini menunjukkan bahwa masih diperlukan pengawasan berkala serta edukasi terhadap pengelola depot dan produsen air minum gizi mengenai praktik sanitasi dan higiene dalam pengolahan dan distribusi air. Pemeriksaan mikrobiologis secara rutin menjadi langkah penting dalam menjamin kualitas dan keamanan air minum yang dikonsumsi masyarakat.

Published

2025-12-30

How to Cite

Aulia, A. M. ., & Yuniarti, E. (2025). Pemeriksaan Kualitas Air Minum Menggunakan Metode Cfu Untuk Menentukan Kandungan Coliform Dan E. Coli Di UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 5(1), 636–643. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1208

Most read articles by the same author(s)