Efektivitas Pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Ekstrak Akar Bambu Terhadap Pertumbuhan Sawi Caism (Brassica chinensis var. parachinensis)
Keywords:
Akar bambu, Konsentrasi, PGPR, Sawi CaismAbstract
Sawi caism (Brassica chinensis var. parachinensis) merupakan salah satu sayuran penting di Indonesia dengan tingkat produksi yang tinggi. Dalam upaya meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan, pemanfaatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) menjadi alternatif yang ramah lingkungan dibandingkan penggunaan pupuk kimia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji efektivitas pemberian Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) yang berasal dari ekstrak akar bambu terhadap pertumbuhan tanaman dan menentukan konsentrasi optimal PGPR yang memberikan pertumbuhan terbaik pada tanaman sawi caism (Brassica chinensis var. parachinensis). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental di Greenhouse UIN Walisongo Semarang selama bulan Mei-Juni 2025 dengan menggunakan lima perlakuan, yaitu kontrol (tanpa PGPR), P1 (5 mL/L), P2 (10 mL/L), P3 (15 mL/L), dan P4 (20 mL/L), yang diaplikasikan setiap minggu. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, dan lebar daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi PGPR berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan sawi dibandingkan kontrol. Perlakuan optimal diperoleh pada konsentrasi 10 mL/L, yang menghasilkan tinggi tanaman 22 cm, panjang daun 6,3 cm, lebar daun 3,9 cm, dan jumlah daun 6 helai pada minggu ke-4. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian PGPR pada konsentrasi 10 mL/L dapat direkomendasikan sebagai dosis optimal dalam budidaya sawi caism secara berkelanjutan.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Titin Ayuk Nofitasari, Hasanatun Nada Nahariyah, Nur Ayna Mumarisa Al Haq, Binar Azwar Anas Harfian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ