Pengaruh Pemberian Hormon Giberelin Alami Dari Akar Enceng Gondok (Eichhornia crassipes) Dan Giberelin Sintetik Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung (Ipomoea spp.)
Keywords:
giberalin, Eceng gondok, kangkung, pertumbuhan tanamanAbstract
Giberelin (GA₃) merupakan salah satu jenis hormon giberelin yang paling aktif dan paling banyak digunakan dalam dunia pertanian dan hortikultura. GA₃ berperan penting dalam mengatur berbagai proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman, seperti pemanjangan batang, pembentukan bunga dan buah, serta pemecahan dormansi benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian hormon giberelin alami yang diekstrak dari akar enceng gondok (Eichhornia crassipes) dan giberelin sintetik terhadap pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomoea spp.). Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan lima ulangan, sehingga terdapat total 25 unit percobaan. Perlakuan terdiri atas: P0 (kontrol, tanpa hormon), P1 (GA sintetik 100 ppm), P2 (GA Sintetik 200 ppm), P3 (GA Alami 100 ppm), dan P4 (GA alami 200 ppm). Hormon diberikan secara penyiraman setiap satu hari sekali selama tiga minggu. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang akar dan analisis data dilakukan dengan menggunakan ANOVA. dari hasil pengamatan didapatkan hasil bahwasanya (P2) dengan hormon giberelin sintetik yang lebih unggul dibandingkan dengan media kontrol, hal ini menunjukan bahwa GA3 berperan dalam pertumbuhan tanaman.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Ira Dwi Lestari, Tri Handini, Binar Azwar Anas Harfian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium