Uji Antibakteri Ekstrak Jahe Terhadap Patogen Pangan
Keywords:
Jahe, Antibakteri, Escherichia coli, Staphylococcus aureusAbstract
Resistensi bakteri terhadap antibiotik sintetis menjadi tantangan serius dalam bidang kesehatan dan keamanan pangan. Salah satu pendekatan alternatif yang menjanjikan adalah pemanfaatan senyawa bioaktif dari tanaman herbal, salah satunya Zingiber officinale (rimpang jahe) yang mengandung minyak atsiri, flavonoid, terpenoid, serta senyawa fenolik yang berpotensi memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan adalah uji antibakteri menggunakan metode Kirby-Bauer serta penghitungan persen efektivitas antimikroba. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2025 di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak rimpang jahe terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus secara in vitro. Ekstrak diperoleh melalui proses maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, lalu diuji aktivitasnya terhadap dua jenis bakteri patogen dengan konsentrasi 4%, menggunakan pelarut etanol serta kontrol negatif (CMC 1%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak jahe memberikan zona hambat sebesar 11,95 mm terhadap E. coli (dengan persentase hambat 45,98%) dan 12,26 mm terhadap S. aureus (38,42%),yang termasuk dalam kategori aktivitas antibakteri lemah. Dengan demikian, ekstrak jahe menunjukkan adanya kemampuan antibakteri, meskipun masih terbatas. Penelitian ini memberikan informasi bahwa ekstrak rimpang jahe memiliki potensi sebagai agen antibakteri alami dan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk pengendalian patogen pangan.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Eli Wantina, Zahra An’umilah Darmawan, Riri Novita Sunarti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium