Bioaktivitas Ekstrak Tanaman Mahang (Macaranga Triloba) Yang Berada Di KHDTK Kemampo Banyuasin Sumatera Selatan
Keywords:
Bioaktivitas, ekstrak Mahang, antibakteri, antioksidan, KHDTK KemampoAbstract
Laporan ini menyajikan hasil penelitian tentang bioaktivitas ekstrak tanaman berkayu di KHDTK Kemampo, Banyuasin, Sumatera Selatan, dengan fokus utama pada Mahang (Macaranga triloba). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri dan antioksidan dari ekstrak daun, batang, dan akar Mahang. Metode yang digunakan meliputi uji antibakteri dengan metode difusi cakram terhadap bakteri Escherichia coli, Salmonella typhi, Staphylococcus aureus, dan Bacillus subtilis. Serta uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil), yang melibatkan pengukuran absorbansi untuk menghitung nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak dari ketiga bagian tanaman Mahang. daun, batang, dan akar memiliki aktivitas antibakteri dan antioksidan yang signifikan, dengan ekstrak daun menunjukkan potensi tertinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa Mahang dapat dijadikan sumber obat alami yang berpotensi untuk pengembangan produk kesehatan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang keanekaragaman hayati dan pemanfaatan tanaman di kawasan KHDTK Kemampo.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Zahra An’umilah Darmawan Darmawan, Eli Wantina, M. Deni Irawan, Evans Aditya Pratama, Noviyanto Noviyanto, Rian Oktiansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium