Uji Kandungan Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum)

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1182

Authors

  • Bela Sintia Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang
  • Novitasari Rahmadhani Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang
  • Hervira Sri Adelia Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang
  • Delia Yusfarani Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang

Keywords:

Syzygium polyanthum, metabolit sekunder

Abstract

Masyarakat Indonesia kerap memanfaatkan daun salam (Syzygium polyanthum) tidak hanya sebagai rempah untuk penyedap masakan, tetapi juga sebagai bahan alami untuk pengobatan. Senyawa metabolit sekunder yang diproduksi oleh tumbuhan berfungsi sebagai perlindungan terhadap perubahan suhu dan iklim yang ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam daun salam. Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan teknik maserasi, dan hasilnya menunjukkan bahwa daun salam mengandung alkaloid
(ditunjukkan dengan endapan coklat), flavonoid (perubahan warna menjadi kuning), serta saponin (munculnya busa).

Published

2025-12-30

How to Cite

Sintia, B., Rahmadhani, N., Adelia, H. S., & Yusfarani, D. (2025). Uji Kandungan Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) . Prosiding Seminar Nasional Biologi, 5(1), 268–275. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1182

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>