Skrining Fitokimia Senyawa Metabolit Sekunder Terhadap Ekstrak Tanaman Talas (Colocasia esculenta)
Keywords:
Colocasia esculenta, metabolit sekunder, skrining fitokimia, ekstrak daun, senyawa bioaktifAbstract
Indonesia merupakan negara tropis yang kaya akan keanekaragaman hayati, termasuk tumbuhan berkhasiat obat seperti Colocasia esculenta (keladi). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder pada ekstrak daun keladi melalui uji fitokimia. Penelitian dilakukan di Laboratorium Terpadu UIN Raden Fatah Palembang pada Mei 2025. Sampel berupa daun keladi dikeringkan, dihaluskan menjadi simplisia, lalu diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol. Skrining fitokimia dilakukan terhadap senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid, dan triterpenoid menggunakan pereaksi spesifik. Hasil analisis menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun keladi mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid. Namun, senyawa triterpenoid tidak terdeteksi pada ekstrak. Keberadaan senyawa-senyawa ini mendukung potensi farmakologis daun keladi sebagai antimikroba, antioksidan, maupun agen terapeutik lain. Dengan demikian, hasil penelitian ini memberikan informasi ilmiah awal mengenai potensi pemanfaatan Colocasia esculenta sebagai sumber bahan alam yang berkhasiat obat, serta dasar untuk penelitian lanjutan dalam pengembangan obat herbal.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 M. Deni Irawan, Evans Aditya Pratama, Muhammad Haidil, Delia Yusfarani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium