Studi Aktivitas Grooming Monyet Ekor Panjang Betina (Macaca fascicularis) di Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang, Sumatera Selatan

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1180

Authors

  • Gusti Aryanti Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang
  • Vega Putri Masdalena Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang
  • Andi Saputra Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang

Keywords:

Macaca fascicularis, Grooming, Mencari, Perilaku sosial, Individu

Abstract

Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) merupakan salah satu jenis primata sosial yang cukup sering dijumpai di berbagai kawasan di Indonesia. Salah satu perilaku yang ditunjukkan oleh spesies ini adalah aktivitas grooming atau aktivitas saling merawat antarindividu. Grooming tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan tubuh, tetapi juga berperan dalam membentuk ikatan sosial, memperkuat hierarki dalam kelompok, serta mencerminkan tingkat kesejahteraan individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas grooming pada monyet ekor panjang betina (Macaca fascicularis). Alat yang digunakan pada pengamatan ini berupa teropong, alat tulis, handphone. Bahannya yaitu monyet ekor panjang betina (Macaca fascicularis). Penelitian ini dilakukan melalui observasi langsung dan focal animal sampling dengan analisis data deskriptif kualitatif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa grooming paling banyak dilakukan oleh individu dewasa, terutama betina. Aktivitas grooming dengan durasi terlama tercatat selama 26 menit, yaitu berupa allogrooming yang dilakukan oleh sesama monyet betina di atas pohon besar dan teduh. Durasi lamanya melakukan aktivitas grooming menunjukkan adanya interaksi sosial yang kuat di antara individu betina dalam kondisi lingkungan yang nyaman.

Published

2025-12-30

How to Cite

Aryanti, G., Masdalena, V. P., & Saputra, A. (2025). Studi Aktivitas Grooming Monyet Ekor Panjang Betina (Macaca fascicularis) di Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang, Sumatera Selatan . Prosiding Seminar Nasional Biologi, 5(1), 252–258. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1180

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>