Uji Kandungan Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Rimpang Temulawak

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1173

Authors

  • Delfina Hotmanauli Sinaga Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang
  • Anisa Hasanah Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang
  • Sonia Wiji Febrianti Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang
  • Delia Yusfarani Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang

Keywords:

temulawak, fitokimia, metabolit sekunder, ekstrak metanol, tanaman obat

Abstract

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) merupakan tanaman obat yang dikenal luas memiliki banyak manfaat kesehatan. Tanaman ini mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai agen farmakologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak metanol rimpang temulawak melalui uji fitokimia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tahapan pembuatan simplisia, ekstraksi secara maserasi menggunakan pelarut metanol, dan pengujian fitokimia dengan pereaksi spesifik untuk setiap jenis senyawa. Hasil pengujian menunjukkan reaksi positif terhadap lima golongan senyawa metabolit sekunder, yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan fenol. Reaksi positif ditunjukkan melalui perubahan warna dan pembentukan busa yang khas. Temuan ini menunjukkan bahwa rimpang temulawak memiliki potensi besar sebagai sumber bahan aktif alami yang dapat dikembangkan dalam bidang farmasi dan pengobatan tradisional.

Published

2025-12-30

How to Cite

Sinaga, D. H., Hasanah, A., Febrianti, S. W. ., & Yusfarani, D. (2025). Uji Kandungan Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Rimpang Temulawak . Prosiding Seminar Nasional Biologi, 5(1), 190–196. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1173

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>