Inovasi Produksi Cuka dari Limbah Kulit Buah Rambutan
Keywords:
Acetobacter aceti, Cuka, Fermentasi, Kulit rambutan, Saccharomyces cerevisiaeAbstract
Produksi cuka dari bahan organik seperti buah-buahan dilakukan melalui proses fermentasi alkohol dan asam asetat. Proses ini membutuhkan mikroorganisme terutama bakteri asam asetat yang berperan dalam mengubah alkohol mensajadi asam asetat melalui proses oksidasi. Salah satunya kulit buah rambutan yang memiliki potensi besar untuk diproduksi menjadi cuka. Penelitian ini bertujuan mengetahui konsentrasi asam asetat, pH, dan uji organoleptik dari cuka kulit buah rambutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Melalui 2 tahap fermentasi yaitu fermentasi alkohol oleh Saccharomyces cerevisiae dan asam asetat oleh Acetobacter aceti secara duplo. Hasil penelitian menunjukkan kandungan asam asetat pada cuka
kulit rambutan ditemukan sebesar 22,5% sesuai standar kandungan asam asetat yang ditetapkan untuk kategori cuka makanan berdasarkan SNI 01-3711-1995 dengan pH 3 (asam). Berdasarkan uji organoleptik, cuka kulit rambutan memiliki warna coklat kemerahan, rasa pahit dan asam, serta aroma asam.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Nadira Nadira, Irdawati Irdawati, Hafsya Yelmi Adisti, Shalsabila Firdaus Tanjung, Riza Umami, Fidia Aura Khairani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ