Valuasi Tanaman Zingiberaceae Sebagai Bahan Bumbu di Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan
Keywords:
Etnobotani, tanaman bumbu, valuasi, ZingiberaceaeAbstract
Tanaman bumbu dari famili Zingiberaceae memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, baik sebagai bahan pangan maupun obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan beberapa tanaman Zingiberaceae sebagai bahan bumbu di Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Metode yang digunakan meliputi wawancara mendalam kepada dua pedagang sebagai informan kunci dan penyebaran kuesioner kepada 15 konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman seperti jahe (Zingiber officinale), kunyit (Curcuma longa), lengkuas (Alpinia galanga), kencur (Kaempferia galanga) merupakan jenis yang paling sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan. Sebagian besar responden merupakan ibu rumah tangga berusia 20–63 tahun, dengan frekuensi pembelian 1–3 kali seminggu. Volume pembelian per transaksi umumnya kurang dari 0,5 kg, dan harga berkisar di bawah Rp15.000. Pedagang memperoleh pasokan dari pasar induk, dengan harga yang fluktuatif namun masih memberikan keuntungan. Konsumen menilai kualitas tanaman bumbu sangat baik. Penelitian ini menegaskan bahwa tanaman Zingiberaceae memiliki nilai ekonomi dan kultural yang tinggi serta berpotensi untuk dikembangkan dalam konteks ketahanan pangan lokal dan pelestarian pengetahuan tradisional.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Nia Aprilia Nurrahmah, Nelli Yumiliensi, Priyanti Priyanti, Ardian Khairiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium