Upaya Penanganan Konflik Satwa Liar yang Dilindungi pada Lanskap Kawasan Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sumatera Barat: Pendekatan Ekologi dan Sosial
Keywords:
Konfilk, Satwa Liar, Ekologi, SosialAbstract
Konflik antara manusia dan satwa liar merupakan permasalahan konservasi yang semakin menonjol seiring dengan meningkatnya tekanan terhadap habitat alami akibat ekspansi lahan, fragmentasi hutan, serta meningkatnya aktivitas manusia di kawasan konservasi. Sumatera Barat merupakan salah satu wilayah di Pulau Sumatera yang memiliki keragaman hayati tinggi dan menjadi habitat penting bagi berbagai spesies satwa liar yang dilindungi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konflik satwa liar dilindungi, mengevaluasi upaya penanganannya, serta merumuskan pendekatan konservasi yang adaptif melalui lensa ekologi dan sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif berdasarkan data rekap konflik yang dihimpun oleh Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bukittinggi pada tahun 2025. Hasil menunjukkan bahwa konflik paling banyak melibatkan Harimau Sumatera, disusul oleh Beruang Madu, dengan sebaran lokasi yang mencakup berbagai nagari di Kabupaten Agam, Lima Puluh Kota, Pasaman, dan Pasaman Barat. Strategi penanganan mencakup pemasangan kamera jebak, penggunaan drone thermal, evakuasi satwa, dan edukasi masyarakat. Pendekatan konservasi berbasis ekologi penting untuk memahami pergerakan dan perilaku satwa, sedangkan pendekatan sosial dibutuhkan untuk membangun kesadaran, partisipasi, dan toleransi masyarakat lokal. Integrasi kedua pendekatan ini diharapkan dapat mereduksi konflik secara berkelanjutan dan memperkuat keberhasilan konservasi spesies dilindungi di wilayah Sumatera Barat.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Rahmadana Rahmadana, Rijal Satria, Edi Susilo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ