Literature Review: Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Terhadap Insidensi Kelainan Bibir Sumbing (Cleft Palate)
Keywords:
Bibir sumbing, Cleft Palate, FaktorAbstract
Cleft Palate atau yang lebih dikenal dengan bibir sumbing merupakan suatu kelainan kongenital yang dimana sang bayi terdapat celah pada bibir, gusi, ataupun langit langit mulut akibat gagalnya penyatuan prosesus nasalis dan maksilaris pada wajah. Kondisi ini memengaruhi struktur wajah, terutama bibir dan langit-langit mulut, yang dapat menyebabkan gangguan fungsi, seperti kesulitan makan, berbicara, dan masalah estetik. Faktor penyebab bibir sumbing bersifat multifaktorial, melibatkan kombinasi faktor genetik, lingkungan, dan nutrisi ibu selama kehamilan yang mengakibatkan morfogen pembentuk struktur wajah bayi gagal sebagian. Diagnosis biasanya dapat dilakukan melalui pemeriksaan fisik setelah lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai faktor internal dan eksternal terhadap insiden cacat lahir bibir sumbing (Cleft palate). Metode penelitian dilakukan dengan cara literatur review atau menganalisis dari beberapa artikel maupun jurnal ilmiah dari terbitan tahun 2019 sampai 2023. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi terjadinya bibir sumbing pada bayi baik itu faktor internal seperti genetik, kondisi fisik ibu ketika hamil, kekurangan asam folat dan faktor eksternal seperti pengaruh teratogen, pengkonsumsian obat obatan, alkohol, paparan asap rokok dll.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Rahmadana Rahmadana, Anisah Aulina, Hana Salamah Zalfa, Yusni Atifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ