Pengaruh Konsentrasi Perendaman Ekstrak Bonggol Pisang dan Air Kelapa terhadap Pertumbuhan Kemangi (Ocimum basilicum L.)
Keywords:
Air Kelapa, Bonggol Pisang, Ekstrak, KemangiAbstract
Tanaman kemangi (Ocimum basilicum L) merupakan jenis sayuran yang sangat dikenal di kalangan masyarakat indonesia. Pupuk organik memiliki peran yang sangat penting bagi tanaman karena tanah yang kaya akan nutrisi sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan konsentrasi POC yang paling efektif dari bonggol pisang dan air kelapa untuk menghasilkan pertumbuhan tanaman kemangi yang optimal. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial. Terdapat 5 perlakuan yang diuji dengan 5 ulangan yaitu K0 (Kontrol 100 ml), K1(Konsentrasi 5 ml), K2 (Konsentrasi 10 ml), K3 (Konsetrasi 15 ml), K4 (Konsentrasi 20 ml). Parameter yang diamati yaitu tanaman, jumlah daun, dan diameter daun. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi POC yang berasal dari limbah bonggol pisang dan air kelapa tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tinggi, jumlah daun dan lebar daun tanaman kemangi. Tidak terlihatan efek pada tinggi, jumlah daun dan lebar daun kemungkinan disebabkan oleh konsentrasi pupuk yang kurang optimal, rendahnya kandungan unsur hara pada tanah, serta waktu aplikasi yang tidak sesuai dengan fase pertumbuhan tanaman.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Hervira Sri Adelia, Putri Qomariyyah, Nur Alfi Amalia Sakinah, Vira Azzahra, Binar Azwar Anas Harfian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ