Inventarisasi Penggunaan Tumbuhan (Etnobotani) di Daerah Dadok Tunggul Hitam Kota Padang Sumatera Barat
Keywords:
Dadok Tunggul Hitam, Etnobotani, Inventarisasi, TumbuhanAbstract
Indonesia merupakan Negara dengan sumber daya alam melimpah dan kenekaragaman hayati terbesar di dunia. Pemanfaatan tumbuhan dalam kehidupan sehari-hari dapat didefinisikan sebagai etnobotani. Wilayah Dadok Tunggul Hitam, yang terletak di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, memiliki kekayaan etnobotani yang mencerminkan interaksi antara lingkungan geografis, budaya, dan kebiasaan masyarakat setempat. Oleh karena itu, inventarisasi tumbuhan ini penting dilakukan untuk mengetahui jenis pemanfaatan tumbuhan oleh masyarakat lokal, organ tumbuhan yang sering digunakan, cara penggunaan tumbuhan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif. Dilaksanakan pada awal- akhir bulan November 2024 di Daeah Dadok Tunggul Hitam, Koto Tangah Kota Padang, Sumatera Barat. Penumpulan data melalui dokumentasi tumbuhan dan wawancara dengan informan. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling yaitu pemilihan sampel dengan pertimbangan yaitu seseorang yang memahami tentang tumbuhan obat. Dari 36 jenis tumbuhan yang diperoleh terdiri atas 12 ordo dan 20 famili, ordo terbanyak adalah ordo zingiberales, Sapindales, Rosales, Malpighiales. Seluruh tumbuhan yang terdata tergolong kedalam spermatophyte dengan 29 jenis tergolong kedalam dikotil sedangkan 7 diantaranya tergolong monokoti. Tumbuhan dominan digunakan sebagai obat-obatan, bahan makanan/pangan, bahan pewarna, perkakas rumah tangga, bahan bangunan dan bahan adat istiadat. Organ yang sering digunakan adalah daun, buah, umbi, batang, bunga. Cara pengolahan tumbuhan melalui perebusan/dimasak, diseduh, penghalusan, dan dimakan langsung serta diaplikasikan dengan cara diminum, dimakan, ditempelkan pada tubuh yang sakit, diolah menjadi bahan makanan dan lainya
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Kuntum Nurul Iqra, Bintang Firma Yona, Fatri Juni Ardisa, Filza Yulina Ade

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium