Review Article : Pengaplikasi Kloning SCNT pada Spesies Langka sebagai Upaya Konservasi
Keywords:
Kloning, SCNT (Transfer inti Sel Somatik), Konservasi, Spesies LangkaAbstract
Percepatan kepunahan spesies akibat aktivitas manusia, seperti perubahan iklim, perusakan habitat, dan perburuan liar, menuntut inovasi dalam konservasi keanekaragaman hayati. Salah satu pendekatan yang menjanjikan adalah pemanfaatan teknologi kloning, khususnya Somatic Cell Nuclear Transfer (SCNT). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas aplikasi SCNT dalam konservasi spesies langka melalui studi literatur. Metode yang digunakan adalah telaah pustaka dari sumber-sumber ilmiah selama rentang 2015–2025 dengan kata kunci relevan, yang kemudian diseleksi berdasarkan kesesuaian topik. Hasil kajian menunjukkan bahwa beberapa spesies berhasil dikloning, seperti Mustela nigripes, Equus przewalskii, Oryx leucoryx, Elephas maximus dan spesies lainnya. Teknologi SCNT terbukti mampu merekonstruksi embrio dari sel somatik spesies target dengan donor oosit dari spesies sejenis atau berbeda (interspecies SCNT). Meskipun tingkat keberhasilan masih bervariasi dan memerlukan optimasi, temuan ini memperlihatkan potensi SCNT sebagai alat konservasi genetika. Kesimpulannya, kloning melalui teknik SCNT berpeluang besar menjadi strategi pendukung pelestarian spesies langka, terutama bila dikombinasikan dengan pendekatan konservasi konvensional lainnya.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Azzahra Noor Firanti, Yusni Atifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium