Analisis Vegetasi Tumbuhan Invasif di Kawasan Nagari Halaban, Kec.Lareh Sago Halaban, Kab. Limapuluh Kota, Sumatera Barat
Keywords:
Tumbuhan invasif, Nagari Halaban, Indeks Nilai Penting, Keanekaragaman hayati, ekosistemAbstract
Tumbuhan invasif adalah spesies asing yang dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan baru dan memiliki kemampuan kompetitif yang tinggi, sehingga dapat mengungguli tumbuhan asli dan menjadi faktor pembatas bagi spesies lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis vegetasi tumbuhan invasif di kawasan Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi survei lapangan dengan pengambilan data menggunakan metode kuadrat berukuran 5x5 pada tiga plot yang ditentukan secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 spesies tumbuhan invasif yang teridentifikasi, dengan Miconia crenata (Vahl) Michelang sebagai spesies dominan yang memiliki Indeks Nilai Penting (INP) tertinggi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai dampak tumbuhan invasif terhadap keanekaragaman hayati dan ekosistem di kawasan Nagari Halaban, serta menjadi dasar untuk upaya konservasi dan pengelolaan lingkungan yang lebih baik.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Rahmi Dwi Huria, Irma Leilani Eka Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ