Pengaruh Radiasi Smartphone dalam Mode Pesawat (Airplane Mode) pada Histologi Ginjal Mencit Jantan (Mus musculus)
Keywords:
Radiasi elektromagnetik, smartphone, histologi ginjal, mencitAbstract
Tidak dapat dihindari bahwa teknologi komunikasi seperti telepon seluler atau handphone (HP) semakin maju dan berkembang pesat. Ada kekhawatiran tentang bahaya radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh smartphone walaupun dalam mode pesawat. Meskipun mode pesawat secara signifikan mengurangi aktivitas transmisi sinyal smartphone, beberapa komponen perangkat tetap memancarkan radiasi elektromagnetik dalam intensitas rendah yang dapat memengaruhi sistem biomagnetik smartphone. Radiasi elektromagnetik ini diduga memengaruhi jaringan biologis tubuh manusia, terutama organ yang sensitif seperti ginjal. Paparan radiasi jangka panjang dapat mengubah bentuk dan fungsi ginjal, yang merupakan organ penting untuk mengatur elektrolit dan ekskresi limbah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana radiasi smartphone dalam mode pesawat mempengaruhi histologi ginjal mencit (Mus musculus). Studi ini memanfaatkan mencit jantan sebagai subjek eksperimen. Empat kelompok perlakuan terdiri dari mencit: kelompok kontrol (tanpa paparan), kelompok 1 (paparan radiasi selama 4 jam), kelompok 2 (paparan radiasi selama 6 jam), dan kelompok 3 (paparan radiasi selama 8 jam). Setelah perlakuan, preparat histologi ginjal dibuat dengan metode parafin untuk melihat apakah ada perubahan pada histologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur histologi ginjal dari keempat kelompok perlakuan tidak berbeda secara signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa radiasi smartphone dalam mode pesawat hingga 8 jam tidak mengubah histologi ginjal mencit. Asumsi yang didukung oleh penelitian ini adalah bahwa radiasi yang dilepaskan oleh smartphone selama mode pesawat memiliki tingkat energi yang terlalu rendah untuk memengaruhi struktur jaringan ginjal.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Alya Hamdah, Azzahra Noor Firantia, Bella Nur Qamarania, Fadila Aulia, Yusni Atifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium