Teknologi In Vitro Fertilization (IVF): Dampak pada Tingkat Kesehatan Ibu dan Efek Jangka Panjang yang Ditimbulkan pada Anak Hasil dari Perawatan IVF
Keywords:
IVF, Kesehatan Ibu, Efek, Jangka panjang bayi hasil IVFAbstract
Teknologi In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung merupakan inovasi dalam reproduksi berbantu yang digunakan untuk membantu pasangan dengan gangguan infertilitas. IVF memungkinkan pembuahan sel telur dan sperma di luar tubuh, diikuti dengan transfer embrio ke rahim ibu. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak prosedur IVF terhadap kesehatan ibu dan efek jangka panjang pada anak, melalui metode literatur review dari berbagai sumber akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun IVF memberikan peluang bagi pasangan untuk memiliki anak, prosedur ini berpotensi menimbulkan risiko kesehatan, seperti kehamilan ganda dan sindrom hiperstimulasi ovarium (OHSS) pada ibu. Selain itu, anak anak hasil IVF juga berisiko mengalami gangguan metabolik, kardiovaskular, dan endokrin di masa depan. Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan kesehatan jangka panjang, baik bagi ibu maupun anak, untuk meminimalkan risiko yang mungkin terjadi. Kajian ini merekomendasikan penelitian lebih lanjut untuk memperdalam pemahaman mengenai dampak jangka panjang IVF serta upaya mitigasinya.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Puji Ramadhani, Aulia Devani Putri, Fanica Maisandha, Yusni Atifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ