Pemanfaatan Tanaman Dalam Prosesi Kematian Di Komplek Karyawan TMII, Bambu Apus, Jakarta Timur
Keywords:
Etnobotani, Prosesi kematian, tanaman ritualAbstract
Pemanfaatan tanaman dalam prosesi kematian merupakan bagian penting dari tradisi masyarakat Indonesia yang memiliki makna simbolis dan fungsi praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tanaman, bagian yang digunakan, fungsi praktis serta cara pemanfaatannya dalam prosesi kematian di RT 016/RW 004, Komplek Karyawan TMII, Bambu Apus, Jakarta Timur. Penelitian telah dilakukan pada April 2025 dengan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara langsung kepada 13 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan mengenai jenis tanaman, bagian yang dimanfaatkan, fungsi, dan cara penggunaan, lalu dianalisis secara deskriptif tematik. Ditemukan delapan jenis tanaman yang digunakan, yaitu mawar (Rosa sp.), melati (Jasminum sambac), kenanga (Cananga odorata), kamboja (Plumeria alba), pacar air (Impatiens balsamina), pandan (Pandanus amaryllifolius), bidara (Ziziphus mauritiana), dan mentimun (Cucumis sativus). Tanaman tersebut dimanfaatkan sebagai pengharum, pembersih, dan penghias dalam setiap tahapan prosesi, baik untuk memandikan jenazah, taburan di makam, maupun simbol spiritual. Setiap tanaman memiliki makna filosofis, seperti kesucian, keindahan, dan penghormatan terhadap jenazah, serta memperkuat nilai-nilai budaya dan spiritual masyarakat.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Salsha Nur Adhelia, Siti Padhilah, Priyanti Priyanti, Ardian Khairiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium