Analisis Pengelolaan Ampas Tahu Berkelanjutan Dari Limbah Menjadi Pakan Ternak Di Pabrik Tahu Kopti Ilir Barat 1 Kota Palembang

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1195

Authors

  • Yeyen Yeyen Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Levi Meylisa Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Ledis Heru Saryono Putro Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Keywords:

Menajemen limbah, Sisa kedelai, Makanan hewan, Keberlanjutan, Limbah Cair

Abstract

Studi ini mengakaji pengelolaan sampah di Pabrik Tahu Kopti Ilir Barat 1, Palembang yang memproduksi 500 Kg tahu goreng setiap hari , menghasilkan 150kg ampas kedelai serta limbah cair. Selama produksi, Pabrik menggunakan 6.000 liter air untuk membersihkan kacang kedelai, ditambah 200 liter untuk membersihkan peralatan. Limbah air yang dihasilkan meliputi 60 liter perkarung untuk air rebus, ditambah 180 liter air rendaman dan 20 liter tetesan dari alat yang sudah dicuci. Jumlah limbah cair mencapai 6.460 liter setiap hari. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengelolaan limbah, pengaruhnya terhadap lingkungan terhadap lingkungan, dan penggunaan limbah untuk keberlanjutan. Data menunjukkann bahwa ampas tahu yang bernutrisi digunakan sebagai pangan hewan, memingkatkan hasil bagi ternak. Walaupun pengelolaan limbah padat sudah maksimal, limbah cair tetap berisiko mencemari lingkungan. Anjuran meliputi penerapan teknologi hijau untuk limbah cair, pelatihan bagi perternak mengenai pemanfaatan ampas, serta penelitian lanjutan untuk menyelidiki potensi ampas tahu. Studi ini mendukung keberlansungan industri tahu serta kesejahteraan komunitas di sekitar.

Published

2025-12-30

How to Cite

Yeyen, Y., Meylisa, L. ., & Putro, L. H. S. . (2025). Analisis Pengelolaan Ampas Tahu Berkelanjutan Dari Limbah Menjadi Pakan Ternak Di Pabrik Tahu Kopti Ilir Barat 1 Kota Palembang. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 5(1), 587–591. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1195

Most read articles by the same author(s)