Analisis Pengelolaan Ampas Tahu Berkelanjutan Dari Limbah Menjadi Pakan Ternak Di Pabrik Tahu Kopti Ilir Barat 1 Kota Palembang
Keywords:
Menajemen limbah, Sisa kedelai, Makanan hewan, Keberlanjutan, Limbah CairAbstract
Studi ini mengakaji pengelolaan sampah di Pabrik Tahu Kopti Ilir Barat 1, Palembang yang memproduksi 500 Kg tahu goreng setiap hari , menghasilkan 150kg ampas kedelai serta limbah cair. Selama produksi, Pabrik menggunakan 6.000 liter air untuk membersihkan kacang kedelai, ditambah 200 liter untuk membersihkan peralatan. Limbah air yang dihasilkan meliputi 60 liter perkarung untuk air rebus, ditambah 180 liter air rendaman dan 20 liter tetesan dari alat yang sudah dicuci. Jumlah limbah cair mencapai 6.460 liter setiap hari. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengelolaan limbah, pengaruhnya terhadap lingkungan terhadap lingkungan, dan penggunaan limbah untuk keberlanjutan. Data menunjukkann bahwa ampas tahu yang bernutrisi digunakan sebagai pangan hewan, memingkatkan hasil bagi ternak. Walaupun pengelolaan limbah padat sudah maksimal, limbah cair tetap berisiko mencemari lingkungan. Anjuran meliputi penerapan teknologi hijau untuk limbah cair, pelatihan bagi perternak mengenai pemanfaatan ampas, serta penelitian lanjutan untuk menyelidiki potensi ampas tahu. Studi ini mendukung keberlansungan industri tahu serta kesejahteraan komunitas di sekitar.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Yeyen Yeyen, Levi Meylisa, Ledis Heru Saryono Putro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ