Pengaruh Suhu dan Lama Waktu Fermentasi Terhadaap Sifat Organoleptik dan Aktivitas Antioksidan Teh Kombucha Teh oolong (Camellia sinensis (L.) Kuntze.)
Keywords:
kombucha, fermentasi, antioksidan, SCOBY, minuman fungsionalAbstract
Kombucha merupakan minuman fermentasi yang berasal dari teh manis yang difermentasi oleh simbiosis antara bakteri dan ragi, dikenal sebagai SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast). Proses fermentasi ini menghasilkan senyawa bioaktif seperti asam organik, vitamin, dan antioksidan yang memiliki potensi manfaat kesehatan, antara lain sebagai antioksidan, antimikroba, dan pendukung sistem pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses fermentasi kombucha, komposisi mikrobiologisnya, serta potensi manfaatnya bagi kesehatan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah dan publikasi terbaru. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor seperti jenis teh, lama fermentasi, dan kondisi penyimpanan sangat mempengaruhi kualitas dan kandungan nutrisi kombucha. Selain itu, keberagaman mikroorganisme dalam SCOBY juga memengaruhi profil senyawa bioaktif yang dihasilkan. Dengan demikian, kombucha berpotensi menjadi minuman fungsional yang bernilai gizi tinggi, namun konsumsi harus tetap memperhatikan keamanan pangan, terutama terkait dengan kebersihan proses fermentasi dan kadar asam yang dihasilkan.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Muhammad Arief Budiman, Vino Dwi Kyo, Nurul Fadilah, Hendy Reynaldi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ