Pengaruh Suhu dan Lama Waktu Fermentasi Terhadaap Sifat Organoleptik dan Aktivitas Antioksidan Teh Kombucha Teh oolong (Camellia sinensis (L.) Kuntze.)

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1191

Authors

  • Muhammad Arief Budiman Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang
  • Vino Dwi Kyo Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang
  • Nurul Fadilah Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang
  • Hendy Reynaldi Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang

Keywords:

kombucha, fermentasi, antioksidan, SCOBY, minuman fungsional

Abstract

Kombucha merupakan minuman fermentasi yang berasal dari teh manis yang difermentasi oleh simbiosis antara bakteri dan ragi, dikenal sebagai SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast). Proses fermentasi ini menghasilkan senyawa bioaktif seperti asam organik, vitamin, dan antioksidan yang memiliki potensi manfaat kesehatan, antara lain sebagai antioksidan, antimikroba, dan pendukung sistem pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses fermentasi kombucha, komposisi mikrobiologisnya, serta potensi manfaatnya bagi kesehatan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah dan publikasi terbaru. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor seperti jenis teh, lama fermentasi, dan kondisi penyimpanan sangat mempengaruhi kualitas dan kandungan nutrisi kombucha. Selain itu, keberagaman mikroorganisme dalam SCOBY juga memengaruhi profil senyawa bioaktif yang dihasilkan. Dengan demikian, kombucha berpotensi menjadi minuman fungsional yang bernilai gizi tinggi, namun konsumsi harus tetap memperhatikan keamanan pangan, terutama terkait dengan kebersihan proses fermentasi dan kadar asam yang dihasilkan.

Author Biography

Vino Dwi Kyo, Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang

Kombucha merupakan minuman fermentasi yang berasal dari teh manis yang difermentasi
oleh simbiosis antara bakteri dan ragi, dikenal sebagai SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria
and Yeast). Proses fermentasi ini menghasilkan senyawa bioaktif seperti asam organik, vitamin,
dan antioksidan yang memiliki potensi manfaat kesehatan, antara lain sebagai antioksidan,
antimikroba, dan pendukung sistem pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses
fermentasi kombucha, komposisi mikrobiologisnya, serta potensi manfaatnya bagi kesehatan.
Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah dan publikasi terbaru.
Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor seperti jenis teh, lama fermentasi, dan kondisi
penyimpanan sangat mempengaruhi kualitas dan kandungan nutrisi kombucha. Selain itu,
keberagaman mikroorganisme dalam SCOBY juga memengaruhi profil senyawa bioaktif yang
dihasilkan. Dengan demikian, kombucha berpotensi menjadi minuman fungsional yang bernilai
gizi tinggi, namun konsumsi harus tetap memperhatikan keamanan pangan, terutama terkait
dengan kebersihan proses fermentasi dan kadar asam yang dihasilkan.

Published

2025-12-30

How to Cite

Budiman, M. A. ., Kyo, V. D., Fadilah, N., & Reynaldi, H. (2025). Pengaruh Suhu dan Lama Waktu Fermentasi Terhadaap Sifat Organoleptik dan Aktivitas Antioksidan Teh Kombucha Teh oolong (Camellia sinensis (L.) Kuntze.) . Prosiding Seminar Nasional Biologi, 5(1), 351–358. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1191

Most read articles by the same author(s)