Eksplorasi Dan Inventarisasi Jamur Pelapuk Kayu di KHDTK (Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus) Kemampo, Banyuasin, Sumatera selatan, Indonesia

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1174

Authors

  • Dhea Amandari Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang
  • Anisa Permata Sari Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang
  • Ike Apriani Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang

Keywords:

Eksplorasi, Biodiversitas, Jamur pelapuk kayu, KHDT kemampo, Sumatera Selatan

Abstract

Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kemampo di Sumatera Selatan dikenal sebagai wilayah dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, meliputi berbagai jenis tumbuhan obat, satwa liar, dan mikroorganisme seperti jamur. Potensi ekologis ini menjadikan kawasan tersebut penting untuk kegiatan eksplorasi dan inventarisasi hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menginventarisasi jenis-jenis jamur pelapuk kayu yang terdapat di KHDTK Kemampo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksplorasi di kawasan hutan lindung Kemampo, Sumatera Selatan. Pengambilan sampel dilakukan secara manual dengan mengikuti jalur eksplorasi berdasarkan peta kawasan, dimulai dari jalur utama di sekitar pohon ulin hingga ke batas shelter sengon. Sampel jamur yang ditemukan dicatat, didokumentasikan, dan diklasifikasikan berdasarkan morfologi makroskopis yang mencakup bentuk tudung, warna, tekstur permukaan, serta struktur bagian bawah tudung. Hasil eksplorasi menunjukkan adanya empat jenis jamur pelapuk kayu yang masing-masing diberi kode KMP 1, KMP 2, KMP 3 dan KMP 4. Penelitian ini memberikan gambaran awal mengenai keberadaan jamur kayu di KHDTK Kemampo dan dapat menjadi dasar untuk penelitian lanjutan serta mendukung pengelolaan sumber daya hayati secara berkelanjutan.

Published

2025-12-30

How to Cite

Amandari, D., Sari, A. P., & Apriani, I. (2025). Eksplorasi Dan Inventarisasi Jamur Pelapuk Kayu di KHDTK (Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus) Kemampo, Banyuasin, Sumatera selatan, Indonesia . Prosiding Seminar Nasional Biologi, 5(1), 197–205. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1174