Studi Literatur: Perbandingan Respon Imun Antara Individu Yang Divaksinasi dan Tidak Divaksinasi

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1172

Authors

  • Dea Safitri Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang
  • Delia Yusfarani Prodi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang

Keywords:

vaksinasi, respon imun, kekebalan kelompok

Abstract

Vaksinasi merupakan upaya preventif yang terbukti efektif dalam mencegah penyakit menular dengan merangsang sistem imun agar mampu mengenali dan melawan patogen lebih cepat dan efisien. Studi literatur ini bertujuan untuk membandingkan respons imun antara individu yang divaksinasi dan tidak divaksinasi. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif terhadap 22 artikel ilmiah yang diterbitkan antara 2017 hingga 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa individu yang divaksinasi memiliki aktivasi sistem imun adaptif yang lebih optimal, termasuk pembentukkan antibodi spesifik, aktivasi sel T dan B, serta sel memori yang memberikan perlindungan jangka panjang. Sebaliknya, individu yang tidak divaksinasi hanya mengandalkan respons imun primer yang lambat dan kurang efisien, sehingga lebih berisiko mengalami gejala berat. Beberapa jenis vaksin seperti MMR, BCG, Polio, Hepatitis B, dan Influenza terbukti memicu respons imun yang kuat. Vaksinasi juga mendukung terciptanya kekebalan kelompok yang melindungi populasi rentan. Dengan demikian, vaksiansi merupakan pendekatan aman dan efektif dalam memperkuat sistem imun dan mencegah penyebaran penyakit menular dimasyarakat.

Published

2025-12-30

How to Cite

Safitri, D., & Yusfarani, D. (2025). Studi Literatur: Perbandingan Respon Imun Antara Individu Yang Divaksinasi dan Tidak Divaksinasi . Prosiding Seminar Nasional Biologi, 5(1), 180–189. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol5/1172