Uji Fitokimia Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma longa L.)
Keywords:
Curcuma longa L, Fitokimia, Ekstrak methanol, metabolit sekunder, obat herbalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi golongan senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak rimpang kunyit (Curcuma longa L.) menggunakan metode uji fitokimia kualitatif. Rimpang kunyit segar diolah menjadi simplisia, diekstraksi dengan pelarut metanol melalui metode maserasi, kemudian diuji kandungan senyawanya di laboratorium. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak metanol rimpang kunyit mengandung lima golongan senyawa bioaktif, yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan fenol. Masing-masing senyawa menunjukkan hasil positif berdasarkan perubahan warna dan pembentukan endapan setelah penambahan pereaksi tertentu. Temuan ini memperkuat potensi kunyit sebagai bahan dasar obat herbal karena senyawa-senyawa tersebut diketahui memiliki aktivitas farmakologis seperti antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba. Penelitian ini menjadi langkah awal penting dalam pengembangan formulasi obat herbal berbasis kunyit dan mendukung standarisasi mutu bahan baku tanaman obat di Indonesia.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Siti Elisya Balkia, Nur Alfi Amalia Sakinah, Eliza Eliza, Delia Yusfarani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ