PERBANYAKAN TANAMAN ANDALAS (Morus macroura miq.) SECARA IN-VITRO DI UPTD BSPTH DINAS KEHUTANAN PROVINSI SUMATERA BARAT

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/1120

Authors

  • Rara Aprilya Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang
  • Sandi Fransisco Pratama Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang
  • Monika Riana Indra Laboratorium UPTD BSPTH Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat
  • Nanda Nur’aini Laboratorium UPTD BSPTH Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat

Keywords:

Perbanyakan, Tanaman Andalas, In-Vitro

Abstract

Tanaman Andalas, maskot flora Sumatera Barat, dikenal karena manfaatnya dalam pembuatan tiang rumah adat, obat, dan kosmetik, serta kemampuannya mengobati berbagai penyakit. Namun, tanaman ini langka akibat reproduksi yang kurang efektif dan minimnya upaya penanaman kembali setelah eksploitasi berlebihan. Untuk melestarikannya, dilakukan penelitian sub-kultur in vitro di Dinas Kehutanan Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk perbanyakan Tanaman Andalas (Morus macroura Miq.) secara kultur jaringan . Metoda penelitian ini mengamati perkembangan eksplan Andalas selama 1 hingga 7 bulan, menunjukkan pertumbuhan tunas, daun, dan akar yang signifikan setelah sub-kultur dilakukan pada bulan ke 7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksplan c memiliki jumlah daun terbanyak, eksplan a memiliki tunas terbanyak, eksplan c pucuk tertinggi, dan eksplan e akar terpanjang. Penelitian ini menyoroti keberhasilan metode sub-kultur in vitro dalam memperbanyak dan melestarikan tanaman Andalas, yang berpotensi untuk digunakan lebih lanjut dalam konservasi dan pemanfaatan tanaman ini.

Published

2025-03-27

How to Cite

Aprilya, R. ., Pratama, . S. F. ., Indra, M. R. ., & Nur’aini, N. . (2025). PERBANYAKAN TANAMAN ANDALAS (Morus macroura miq.) SECARA IN-VITRO DI UPTD BSPTH DINAS KEHUTANAN PROVINSI SUMATERA BARAT . Prosiding Seminar Nasional Biologi, 4(2), 1254–1266. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/1120