Identifikasi Tanaman Obat Spesies Endemik Yang Ada Di Hutan Kemampo, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan
Keywords:
Tanaman Obat, Penyakit, Keanekaragaman hayati, Tradisional, FloraAbstract
Keanekaragaman hayati yang sangat tinggi merupakan salah satu kelebihan dari negara Indonesia. Salah satu manfaat dari keanekaragaman tersebut adalah banyaknya flora yang digunakan sebagai tanaman obat, Penggunaan obat yang terbukti secara empiris atau turun temurun dengan bahan baku yang mudah didapat dari lingkungan sekitar mendorong banyaknya masyarakat masih memilih pengobatan tradisional dibandingan dengan pengobatan konvensional ada 2.850 spesies tanaman obat yang tumbuh di Indonesia, dengan lebih dari 22.000 ramuan obat tradisional yang telah teridentifikasi secara ilmiah). Penelitian tentang identifikasi tanaman obat di Kemampo, Kecamatan Banyuasin, Palembang bertujuan untuk mendokumentasikan dan memahami keberagaman serta khasiat tanaman obat lokal. Dengan meningkatnya minat pada pengobatan herbal, penting untuk menginventarisasi spesies yang ada dan potensi penggunaannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa kawasan ini memiliki berbagai spesies tanaman berkhasiat, seperti Mimusops elengi dan Nephelium lappaceum, yang digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Melalui metode deskriptif, penelitian ini akan memperkaya pengetahuan tentang tanaman obat dan mendukung konservasi keanekaragaman hayati di daerah tersebut.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Kharisma Nurlaila, Rahma Annisa, Lathy Okta Ramandha, Muhammad Naupal, Fitri Fitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium