PEMBIBITAN TANAMAN HUTAN BERKAYU DI UPTD BSPTH DINAS KEHUTANAN PROVINSI SUMATERA BARAT

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/1064

Authors

  • Divia Yuda Meisya Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang
  • Azwir Anhar Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang

Keywords:

Pembibitan tanaman hutan, Tanaman berkayu, UPTD BSPTH, Keanekaragaman hayati, Kehutanan

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa, yang menempatkannya di antara negara-negara megabiodiversitas seperti Brazil dan Zaire. Biodiversitas sangat penting untuk memenuhi kebutuhan manusia, dan hutan dapat menyediakan kebutuhan tersebut, yaitu berupa makanan, pakaian, obat, oksigen, dan penyerap karbon dioksida. Di Sumatera Barat, sebagian besar wilayahnya merupakan hutan tropis alami dan dilindungi. Hutan di wilayah ini bukan hanya menjadi tempat tinggal bagi berbagai spesies flora dan fauna endemik, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah perubahan iklim, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tanaman hutan berkayu yang dibudidayakan dan mempelajari teknik pembibitan di UPTD Balai Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan (BSPTH), Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah survei lapangan untuk identifikasi jenis tanaman, dokumentasi proses pembibitan, dan wawancara dengan petugas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSPTH membudidayakan beberapa jenis tanaman berkayu, seperti Cemara Laut (Casuarina equisetifolia), Ketapang (Terminalia catappa), Surian (Toona sinensis), Mahoni (Swietenia macrophylla), dan Bayur (Pterospermum javanicum). Proses pembibitan terdiri dari beberapa tahap yaitu penyiapan benih, penaburan, penyemaian, penyapihan, yang disesuaikan dengan sifat benih, seperti ortodoks, intermediet, atau rekalsitran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah UPTD Balai Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan (BSPTH) memiliki tanaman berkayu yang dibudidayakan berjumlah 5 tanaman. Proses pembibitan berkisar dari 2 sampai 6 bulan tergantung jenis bibitnya dan hasil bibit disalurkan ke daerah untuk dimanfaatkan dengan tujuan konservasi, reboisasi, dan membantu pemenuhan kebutuhan kayu masa datang.

Published

2025-03-27

How to Cite

Meisya, D. Y., & Anhar, A. . (2025). PEMBIBITAN TANAMAN HUTAN BERKAYU DI UPTD BSPTH DINAS KEHUTANAN PROVINSI SUMATERA BARAT. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 4(2), 603–610. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/1064