Artikel review - Analisis Faktor-Faktor Penyebab Hiperpigmentasi Pada Masa Kehamilan
Keywords:
Hiperpigmentasi, Kelainan, Dermatosis, Linean nigraAbstract
Banyak sistem tubuh berubah selama kehamilan karena perubahan hormonal, vaskular, imunologis, dan metabolik. Kondisi ini berdampak pada perubahan kulit yang terkait dengan kehamilan, yang dikenal sebagaidermatosis kehamilan. Perubahan ini dapat berasal dari alasan fisiologis atau patologis. Namun, kualitas hidup ibu hamil dapat terpengaruh karena kondisi ini dianggap biasa dan diabaikan oleh tenaga kesehatan. Hiperpigmentasi merupakan manifestasi kehamilan yang paling umum terjadi akibat peningkatan kadar sebum MSH, estrogen, atau progesteron. Estrogen meningkatkan produksi melanin oleh melanosit dan efek estrogen diperkuat oleh progesteron, yang mengakibatkan pengendapan melanin ke dalam sel epidermis dan makrofag dermal. Adapun tujuan dari review ini yaitu untuk membahas mengenai faktor penyebab terjadinya Hiperpigmentasi pada saat kehamilan. Metode yang digunakan yaitu dengan menganalisis beberapa artikel ilmiah yang membahas mengenai Hiperpigmentasi. Adapun hasil yang didapatkan mengenai faktor penyebab Hiperpigmentasi yaitu hormon estrogen, jenis kelamin bayi,warna kulit, topografi wilayah, genetik, nutrisi dan waktu kehamilan.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Hoki Masriono Manik, Ahmad Hambali, Tira Sovia Ningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ