Identifikasi Miskonsepsi Tanaman Betadine Hidup Patah Tulang (Euphorbia tirucalli) dan Pohon Yodium (Jatropha multifida Linn) pada masyarakat Desa Tambangan Kelekar, Gelumbang, Muara Enim

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/968

Authors

  • Atina Qurba Hanifa Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Siti Soleha Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang

Keywords:

Euphorbia tirucalli, Jatropha multifida, luka, obat luka

Abstract

Luka dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu luka tertutup dan luka insisi. Luka insisi terjadi ketika
kulit rusak oleh benda tajam seperti goresan, insisi, atau tusukan. Perawatan luka sangat penting untuk mempercepat penyembuhan. Perawatan luka dapat dilakukan melalui terapi pengobatan, di mana pemberian obat dapat membantu mempercepat penyembuhan. Tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat adalah tanaman Patah Tulang (Euphorbia tirucalli L.) dan Jarak cina (Jatropha mutilfidaL.), yang merupakan spesies  dari keluarga Euphorbiaceae. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat Desa Tambangan Kelekar terhadap kegunaan tanaman tersebut sebagai tanaman obat penyembuhan luka. Hasil penelitian diketahui dengan metode penelitian kuantitatif skala likert untuk mengidentifikasi pemahaman masyarakat Desa Tambangan Kelekar.Hasil penelitian  menunjukkan bahwa masyarakat mengetahui kegunaan tanaman Euphorbia tirucalli L.) dan Jarak cina (Jatropha multifida L.) sebagai obat luka.

Published

2024-11-30

How to Cite

Hanifa, A. Q. ., & Soleha , . S. . (2024). Identifikasi Miskonsepsi Tanaman Betadine Hidup Patah Tulang (Euphorbia tirucalli) dan Pohon Yodium (Jatropha multifida Linn) pada masyarakat Desa Tambangan Kelekar, Gelumbang, Muara Enim. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 4(1), 382–389. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/968