Pengaruh Perbedaan Panjang Batang Atas dan Bawah terhadap Sambung Pucuk (Grafting) Alpukat (Persea americana) di Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat
Keywords:
Alpukat (Persea americana), Sambung Pucuk, Teknik GraftingAbstract
Alpukat (Persea america Mill.) adalah tanaman buah yang bergizi, bernilai komersial tinggi, serta berpotensi untuk dibudayakan secara luas. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mendapatkan buah alpukat yang bermutu adalah dengan menggunakan bahan tanaman unggul melalui perbanyakan tanaman secara vegetatif yaitu penyambungan tanaman. Penyambungan (grafting) merupakan kegiatan untuk menggabungkan dua atau lebih sifat unggul dalam satu tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan panjang batang atas dan bawah terhadap sambung pucuk (grafting) alpukat (Persea americana) di Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dalam bentuk. Hasil penelitian terlihat setelah 3 bulan penyambungan. Penyambungan dengan panjang batang yang sama sambungannya cenderung lebih stabil dan kuat, sedangkan penyambungan dengan batang yang tidak sama sambungannya kurang stabil, lemah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perbedaan panjang batang atas dan bawah pada teknik sambung pucuk
(grafting) alpukat secara signifikan mempengaruhi keberhasilan grafting.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2024 Amanda Aprilia, Irma Leilani Eka Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ