Pengaruh Perbedaan Panjang Batang Atas dan Bawah terhadap Sambung Pucuk (Grafting) Alpukat (Persea americana) di Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat

https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/963

Authors

  • Amanda Aprilia Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang
  • Irma Leilani Eka Putri Departemen Biologi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang

Keywords:

Alpukat (Persea americana), Sambung Pucuk, Teknik Grafting

Abstract

Alpukat (Persea america Mill.) adalah tanaman buah yang bergizi, bernilai komersial tinggi, serta berpotensi untuk dibudayakan secara luas. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mendapatkan buah alpukat yang bermutu adalah dengan menggunakan bahan tanaman unggul melalui perbanyakan tanaman secara vegetatif yaitu penyambungan tanaman. Penyambungan (grafting) merupakan kegiatan untuk menggabungkan dua atau lebih sifat unggul dalam satu tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan panjang batang atas dan bawah terhadap sambung pucuk (grafting) alpukat (Persea americana) di Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dalam bentuk. Hasil penelitian terlihat setelah 3 bulan penyambungan. Penyambungan dengan panjang batang yang sama sambungannya cenderung lebih stabil dan kuat, sedangkan penyambungan dengan batang yang tidak sama sambungannya kurang stabil, lemah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perbedaan panjang batang atas dan bawah pada teknik sambung pucuk
(grafting) alpukat secara signifikan mempengaruhi keberhasilan grafting.

Published

2024-11-30

How to Cite

Aprilia, A. ., & Putri, . I. L. E. . (2024). Pengaruh Perbedaan Panjang Batang Atas dan Bawah terhadap Sambung Pucuk (Grafting) Alpukat (Persea americana) di Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 4(1), 330–338. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/963