Keanekaragaman Serangga Hama yang Menyerang Tanaman Jagung di Musi Rawas Utara Sumatera Selatan
Keywords:
Jagung, Locusta migratoria serangga hama, Spodoptera frugiperda, varietas BISI 18Abstract
Jagung menempati posisi penting dalam mendukung perekonomian nasional, karena merupakan sumber karbohidrat sebagai bahan baku industri pangan, pakan ternak unggas dan ikan, terutama wilayah Sumatera Selatan yang termasuk 10 provinsi penghasil tanaman jagung terbesar di Indonesia. Serangan serangga hama dapat menurunkan kuantitas dan kualitas jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi serangga hama yang menyerang tanaman jagung dengan mengamati ciri morfologi, gejala serangan, dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan di lapangan. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2021 di Desa Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Sampel penelitian menggunakan tanaman jagung varietas BISI 18 umur 55 hari setelah tanam dengan pengambilan sampel dilakukan pada 5 plot dengan luasan masing-masing plot 500 m2 dan penentuan tanaman sampel dilakukan secara diagonal. Hasil penelitian menunjukkan ada dua serangga hama yang menyerang tanaman jagung yaitu ulat grayak (Spodoptera frugiperda) dan belalang kembara (Locusta migratoria). Gejala serangan ulat grayak yaitu memakan daun secara acak sehingga daun menjadi kering dan mati dengan tingkat kerusakan 35%. Belalang kembara menimbulkan gejala pada daun yang hanya menyisakan tulang daun dan batang dengan tingkat kerusakan 10%.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2021 Lisma waliha, Tunjung Pamekas, Mujib Takrib

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any mediumÂ