Pemanfaatan Sampah Organik Domestik Berbahan Tumbuhan dan Hewan Untuk Pembuatan Kompos Secara Aerob
Keywords:
Sampah Organik, Kompos, Aerob.Abstract
Sampah organik domestik yaitu sampah yang berasal dari aktivitas pemukiman, antara lain sisa makanan, daun, buah-buahan dan sisa sayuran merupakan salah satu penyebab semakin banyaknya jumlah sampah yang menumpuk karena dihasilkan setiap hari dalam jumlah yang cukup banyak. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemanfaatan atau pendaur ulangan sampah organik domestik. Meningkatnya jumlah sampah organik di lingkungan dapat membawa dampak negatif bagi masyarakat. Dampak negatif tersebut dapat berupa pencemaran pada tanah, air dan udara yang akhirnya bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada masyarakat. Sampah organik rumah tangga berupa sisa bahan dari tumbuhan dan hewan dapat dimanfaatkan untuk membuat kompos yang ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kualitas kompos yang dihasilkan secara aerob dari parameter warna, bau dan ukuran partikel. Metode analisis data yang digunakan adalah secara deskriptif kualitatif. Adapun langkah pembuatan kompos adalah (a) pengumpulan bahan basah dari sampah organik rumah tangga yaitu sisa sayur, buah, cangkang telur ayam dan tulang ikan serta bahan kering berupa tanah bekas tanam dan daun-daun kering (b) pencampuran bahan basah dengan bahan kering dengan komposisi 1:3 dalam komposter, (c) pengomposan selama 7 minggu secara aerob. Hasil penelitian adalah dihasilkan kompos dengan warna kehitaman, berbau tanah dan ukuran partikel 0,55-25 mm. Hasil ini menunjukkan ciri kompos yang matang berdasarkan kriteria spesifikasi kompos dari sampah organik domestik Badan Stándar Nasional (BSN) dan sesuai dengan parameter SNI Kompos 2004.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2023 Ria Anggriyani, M. Pd, Siska Alicia Farma, S. Pd, M. Biomed, Melyza Oktaviani, Lili Yuliana, Muhammad Arya Fathiir, Muhammad Chandra, Mutiara Dea Ananda, Nabilla, Nazahra Machelvi, Putri Aulia Pratiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) which permits unrestricted non-commercial use, distribution and reproduction in any medium